Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan Hati

Dejavu

Dejavu. Kalian pasti tahu apa itu dejavu bukan? Dejavu merupakan keadaan di mana kita merasa pernah melihat, mengalami atau mendengar sesuatu hal yang sama. Namun di sini kita tidak ingat kapan dan di mana mengalaminya. Seperti mimpi tapi terjadi dalam kehidupan nyata. Nah berikut aku ingin bercerita mengenai dejavu yang kualami beberapa waktu lalu.

Beragam Cerita Penuh Cinta dalam Syukuran Ultah CK Writing ke-2 (LA, 09 Maret 2014)

Gambar
Bismillahirrahmanirrahiim... Tanpa terasa, CK Writing tepat berusia 2 tahun pada 26 Februari 2014. Usia yang masih sangat belia tentunya. Tapi, di usia yang masih belia ini CK Writing justru sudah melahirkan banyak penulis yang

Kunjungan IBF (Islamic Book Fair) - Sabtu, 08 Maret 2014

Gambar
Bismillahirrahmanirrahiim... Islamic Book Fair, merupakan acara tahunan yang semenjak saya tinggal di Jakarta menjadi acara wajib yang harus saya kunjungi. Tujuannya, tentu saja untuk bisa mendapatkan buku dengan harga diskon, alias lebih murah dari harga toko buku. Tahun-tahun sebelumnya, setiap acara ini berlangsung, biasanya saya sudah menyisihkan sebagian rejeki untuk membeli buku. Akan tetapi,

Banyak Cinta, Banyak Kenangan (Moment of Writing Tours of Cekers @Anyer - 26-27 Oktober 2013)

Gambar
Foto bareng seluruh peserta WTC 2 Jum'at, 25 Oktober 2013. Berkali-kali kupandangi jam dinding yang setia bertengger di dinding, di ruangan kerja. Sesekali pula ekor mataku menatap keluar jendela, berharap bahwa sore ini tidak ada mendung yang menggelayut. Sebab malam nanti, aku hendak meluncur ke markas CK di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Untuk berkumpul bersama yang lainnya, sebelum esok pagi berangkat

Aku Tak Ingin Menyerah (Sebuah Catatan Hati)

Gambar
Andaikan waktu dapat berputar ke belakang, mungkin aku akan menemanimu berpetualang di sepanjang jalan. Aku akan tertawa, merajut dan melukis persahabatan kita. Aah bodohnya aku. Berharap waktu mundur. Ingatlah, waktu begitu bersahabat denganmu. Waktu selalu memberikan kesempatan-kesempatan emas untukmu. Bila kesempatan emas itu adalah bertemu denganmu, aku akan melukis di atas langit. Biar seluruh dunia tahu akan bahagianya aku memiliki sahabat sepertimu. [ Esla ] My Lovely People's Ya Allah. Setiap kali kumengulang membaca pesan singkat dari sahabat lamaku, Esla, dadaku terasa sesak. Aku tahu, Esla mungkin menjadi salah satu sahabat tak terganti, yang tak pernah lelah memberikan do’a tulusnya untukku. Dia adalah sahabatku saat kami bersama-sama menempuh

Ibuku Superhero (Spesial thansk to My Mom)

Gambar
Wanita Superhero. Kalimat ini sepertinya layak dan pantas disandang oleh wanita yang satu ini. Sosok luar biasa yang telah banyak menginspirasi perjalananku dalam mengarungi kehidupan yang tak selamanya berjalan seirama dengan keinginan hati. Dia adalah ibuku, wanita yang selama sembilan bulan mengandungku, dua tahun menyapihku, serta membesarkanku dengan penuh cinta kasih, hingga kini aku tumbuh menjadi pribadi tangguh dan tahan uji. Aku terlahir bukan dari keluarga dengan harta berlimpah. Tapi aku terlahir dan dibesarkan di tengah keluarga dengan segala keterbatasan materi. Ibuku hanyalah seorang Ibu rumah tangga yang mempunyai penghasilan jika musim tanam tiba. Sedangkan musim tanam di daerah tempat tinggalku, hanya datang dua tahun sekali, yang itu pun tak menentu. Hal itu disebabkan sawah yang ada adalah sawah tadah hujan.

Inspirasi Itu, Tak Pernah Mengenal Batas

Gambar
Jarum jam sudah menunjuk pada pukul dua dini hari. Aku merasa puas, bahkan teramat puas karena mampu menyelesaikan tulisan hanya dalam beberapa jam saja. Tentu saja, itu bukan sekedar tulisan

Sahabat, dulu, kini dan nanti selamanya bersama...

Gambar
Rasanya masih segar dalam ingatan bagaimana aku melalui masa kecilku, masa remajaku, hingga kini aku masih bertahan di sini. Ah ya, rasanya baru kemarin ingusku meleleh di pipi, meninggalkan jejak noda kecokelatan di lengan baju yang kupakai. Rasanya baru seminggu lalu aku berlarian di pematang sawah menangkap belalang, atau sekadar mencabuti bunga-bunga liar yang tumbuh diantara padi yang menguning. Rasanya pula baru kemarin aku menjejakkan langkah di pelataran SMA Negeri 01 Salem, sebuah sekolah negeri yang bahkan tak pernah tertulis dalam cita-citaku bahwa aku akan bersekolah di sekolah ini. Sekolah yang jauh dari kampung halaman dan mengharuskanku berpisah dengan orangtua hingga tiga tahun lamanya. Ah, jika diingat semuanya memang terasa belum lama. Tapi ternyata, dua puluh satu tahun sudah kusinggahi dunia ini. Kukecap segala kenangannya. Mulai dari yang manis, pahit hingga teramat pahit sekalipun. Benar jika pepatah mengatakan bahwa setiap dari kita tak seorang pun tahu apa ...

Uuuuhh, Macet Lagi Macet Lagi....

Gambar
Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman paling menjengkelkan selama saya hidup di Jakarta. Semoga kisah ini bisa dijadikan cermin untuk membenahi Jakarta ke depannya. Saya bekerja sebagai karyawati di sebuah perusahaan swasta yang beroperasi di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan. Berhubung saya

Gadis Kecil Di Ujung Jembatan

Gambar
Kamis, 15 Maret 2012. Tepat setengah bulan sudah aku bekerja di Plaza Semanggi di bilangan Jakarta Selatan. Lelah? Sudah barang pasti jawabannya iya. Bahkan, jika saja bisa dijabarkan dengan perumpamaan, sangat lelah adalah jawaban yang pantas dilontarkan. Pukul sembilan malam lewat, aku yang masih menjalani masa training baru bisa menjejakkan langkah keluar dari tempat kerja. Apalagi pertengahan bulan biasanya customer sedang rame-ramenya datang ke toko tempatku bekerja. Jadi, sebenarnya pulang setengah sepuluh malam masih bisa dikategorikan pulang cepat di saat-saat seperti ini.

Pengorbanan Ayah

Gambar
Senja merekah menenggelamkan dunia. Matahari perlahan menghilang di ufuk barat. Dan gelap, mulai merangkak pertanda malam akan segera tiba. Aku di sini, terpaku sendiri di sudut kamar kos. Ada resah menyelubung, ada gundah yang membuncah. Mungkinkah rasa tak menentu ini adalah sebuah pertanda? Atau mungkin hanya sebuah rasa biasa yang tak ada artinya? Aku masih tetap terpaku, membisu. Pada siapa pula aku harus bertanya? Sementara di rumah kos ini, hanya aku sendiri penghuninya. Dan, sekeras apapun otakku berpikir, bermacam tanya yang berjejalan dalam rongga kepalaku tetap tidak terpecahkan. Aku tak mengerti, apa yang sebenarnya terjadi.

Karenamu Aku Mampu

Gambar
Sumber : Google Aku seringkali bercumbu dengan dingin malam, hanya untuk merenung, melakukan pencarian ilham hingga ke tepian imaji. Dari perenungan tersebut, tak jarang kutemukan sejumput kata yang teronggok di ruang hampa. Lalu, entah dari mana datangnya ide tersebut, tanganku dengan piawai meliuk-liuk di atas tuts keyboard seperti penari yang tengah menghibur penonton di atas panggung. Kuramu kata-kata yang begitu saja keluar dari benakku, lalu merangkainya menjadi susunan kalimat yang kurasakan hidup dan memiliki ruh.

Karena Aku Menyayangimu

Gambar
Sumber : Google Beberapa hari lalu, saat kau ijin untuk pergi sejenak. Waktuku terasa berjalan lambat, hariku sepi tanpamu. Dan ketika kutahu kau akan segera kembali, bahagia tak terkira pun kurasakan menyelimuti hati.

Dia, Inspirasi Pagiku

Selasa, 01 Mei 2012 @11.55 am Rasaku yang bermuara pada hati, mungkin ditakdirkan untuk begitu mudah tersentuh, tatkala mata menyaksikan beragam fakta tentang kerasnya kehidupan. Bulir bening dari pelupuk mataku begitu saja menetes, seakan tanpa dosa, ketika dari kejauhan kulihat sosok yuang sebenarnya begitu familiar,

Lelahku

Lelahku Sabtu, 26 Februari 2011 adalah hari terakhir aku menjalani Praktek Kerja Mengajar di SMK Negeri 2 Purbalingga. Hari yang sudah sekian lama kutunggu karena sudah sangat ingin pulang ke rumah. Masih sama dengan hari-hari sebelumnya, aku, mbak Eky, Umy, mbak Na dan Esla menjalani hari ini dengan senyuman, dengan semangat mengajar komputer. Siang harinya, seusai jam pelajaran, aku bergegas pulang ke kos setelah terlebih dahulu berpamitan dengan pihak SMK Negeri 2 Purbalingga.

Hari “Bahagia” Sedunia

Hari “Bahagia” Sedunia Ini adalah sedikit cerita tentang seklumit kisah yang kualami di penghujung hari Senin, 14 Februari 2011. Hari di mana aku harus mengalami sejumput kelelahan yang teramat sangat menyenangkan. Kenapa aku menganggap ini sebuah kisah yang menyenangkan? Ya, karena aku berusaha menganggap semua kisah itu menyenangkan untuk mendamaikan hati. Pun sebuah kejadian yang menguras air mata sekalipun, aku akan menganggapnya menyenangkan. Karena dari persepsi positif tersebut lah aku yakin sebuah kemenangan besar akan tercapai. Kemenangan berupa hikmah dari setiap kisah yang terukir. Setidaknya itulah sedikit pendapatku, bagaimana dengan anda??? *)

Makna Sebuah Kesabaran

Makna Sebuah Kesabaran Sahabat, ijinkan aku berbagi mengenai sedikit pengalalman yang semoga bisa diambil hikmahnya. Kisah ini terjadi di pertengahan Februari 2011 lalu. Purwokerto-Purbalingga, 13 Februari 2011 Pagi ini aku masih cukup santai dengan pakaian yang juga santai. Masa Praktek Mengajarku di SMK Negeri 2 Purbalingga masih tersisa kurang lebih dua minggu lagi. Aku yang kemarin menyempatkan waktu untuk menjenguk orang tua di rumah, pagi ini masih nyaman menikmati suasana rumah yang sudah bertahun lamanya aku tempati bersama Bapak Ibu serta ketiga kakakku. Tujuanku pulang untuk sejenak mengistirahatkan pikir dari rutinitas praktek yang menjemukan.